Meski banyak orang masih percaya, sebenarnya standar ideal bukan jumlah halaman. Standar jumlah halaman bisa menyesatkan.
Contoh, rencana bisnis 20 halaman (yang sebut saja tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek) adalah Rencana Bisnis yang Baik. Salah, belum tentu. Jika 20 halaman rencana bisnis tersebut ditulis dengan huruf yang jaraknya terlalu mepet, tidak menggunakan gambar, tidak ada pointer elemen-elemen penting, maka sebenarnya 20 halaman rencana bisnis tersebut terlalu pendek.
Sementara itu, 40 halaman yang berisi poin-poin yang jelas dan mudah dibaca, serta menggunakan ilustrasi dan grafis yang membantu menjelaskan keadaan bisnis, sebenarnya ‘lebih pendek’ dari 20 halaman rencana bisnis tadi.
Format, white-space, ilustrasi dan penggunaan grafis akan mempengaruhi jumlah halaman. Oleh karena itu, mengukur baik atau tidaknya perencanaan bisnis lewat jumlah halaman, tidak selalu relevan.

